Ergonomi Terapan – Peralatan dan teknologi merupakan penunjang yang penting dalam upaya meningkatkan produktivitas untuk berbagai jenis pekerjaan. Di samping itu, di sisi lain akan terjadi dampak negatifnya bila kita kurang waspada menghadapi bahaya potensial yang mungkin timbul. Namun, hal ini tidak akan terjadi jika dapat diantisipasi pelbagai risiko yang mempengaruhi kehidupan para pekerja. Berbagai risiko tersebut adalah kemungkinan terjadinya Penyakit Akibat Kerja, Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan dan Kecelakaan Akibat Kerja yang dapat menyebabkan kecacatan atau kematian. Oleh karena itu, antisipasi ini harus dilakukan oleh semua pihak dengan cara penyesuaian antara pekerja, proses kerja dan lingkungan kerja. Pendekatan ini dikenal sebagai pendekatan Ergonomi Terapan.
Pengertian dan Prinsip Ergonomi
Secara singkat dapat dikatakan bahwa ergonomi ialah penyesuaian tugas pekerjaan dengan kondisi tubuh manusia untuk menurunkan stress yang akan dihadapi. Upayanya antara lain berupa menyesuaikan ukuran tempat kerja dengan dimensi tubuh agar tidak melelahkan. Selain itu, pengaturan suhu, cahaya dan kelembaban bertujuan agar sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia. Ada beberapa definisi menyatakan bahwa ergonomi ditujukan untuk “fitting the job to the worker“. Sementara itu, ILO antara lain menyatakan sebagai ilmu terapan biologi manusia dan hubungannya dengan ilmu teknik bagi pekerja dan lingkungan kerjanya, agar mendapatkan kepuasan kerja yang maksimal selain meningkatkan produktivitasnya.
Perkataan ergonomi seringkali diucapkan, sering dengan pemahaman yang samar-samar. Bahkan sering dimanfaatkan secara kurang tepat, misalnya pernyataan penjual kursi yang ergonomis. Berbagai upaya ergonomi telah banyak dilakukan, namun hasilnya nihil. Ergonomi merupakan bidang yang harus dilakukan secara multidisiplin. Ada yang berangkat dari produktivitas, misalnya desainer mesin. Ada yang berangkat dari lingkungan, misalnya pencipta mesin dengan emisi rendah. Ada pula yang berangkat dari kesehatan, misalnya desain kursi yang tidak menyebabkan nyeri pinggang. Pada hakekatnya, ergonomi menyesuaikan peralatan manusia sehingga sesuai dengan kodrat alami manusia.
Pentingnya Ergonomi Terapan bagi Organisasi
Pemahaman yang baik tentang Ergonomi Terapan perlu dimiliki oleh organisasi anda. Hal ini demi keberlangsungan aktivitas organisasi yang kompleks. Oleh karena itu, Seminar Bagus bermaksud memfasilitasi anda dalam agenda Pelatihan Ergonomi Terapan. Pastikan organisasi anda mendapatkan benefit terbaik dengan pemahaman Ergonomi Terapan yang baik.
Manajemen Ergonomi Terapan
Ergonomi Terapan merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif. Dengan memahami prinsip-prinsip ergonomi, faktor risiko, serta teknik evaluasi seperti RULA dan NIOSH, peserta dapat mencegah penyakit akibat kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan Ergonomi Terapan secara profesional.
———————–
INFORMASI DAN PENDAFTARAN
HUBUNGI SEGERA SEBELUM KEHABISAN KUOTA:
———————–
Tujuan Training Ergonomi Terapan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami pendahuluan mengenai ergonomi terapan dalam industri
- Memahami definisi ergonomi, ruang lingkup ergonomi, dan bagaimana ergonomi menunjang produktivitas di lingkungan kerja
- Memahami Fisiologi Kerja
- Memahami Antropometri
- Memahami Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSD)
- Mengenali gejala dini, kontrol di tempat kerja serta penanganan lebih lanjut jika terjadi WMSD
- Mengetahui faktor-faktor risiko ergonomi, seperti gerakan repetitive, posisi canggung, ukuran alat yang tidak sesuai, dll
- Mengetahui teknik mengangkat, mendorong serta teknik manual lain yang sesuai dengan prinsip ergonomi
- Mempelajari dan mempraktekkan RULA dan NIOSH Equation Lifting sebagai bagian evaluasi dan monitoring
- Memahami kebijakan Ergonomi di Perusahaan
- Membuat kebijakan perusahaan dalam bidang ergonomi untuk menunjang implementasi program pencegahan di tempat kerja
Materi Training Ergonomi Terapan
- Pendahuluan mengenai ergonomi terapan dalam industri
- Definisi ergonomi, ruang lingkup ergonomi, bagaimana ergonomi menunjang produktifitas dilingkungan kerja
- Fisiologi Kerja
- Antropometri
- Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSD)
- Gangguan kesehatan pada sistem otot rangka yang diakibatkan oleh faktor ergonomic ditempat kerja
- Mengenali gejala dini, kontrol di tempat kerja serta penanganan lebih lanjut jika terjadi WMSD
- Faktor Risiko Ergonomi
- Mengetahui factor-faktor risiko ergonomic, seperti gerakan repetitive, posisi canggung, ukuran alat yang tidak sesuai, dll
- Manual handling
- Mengetahui teknik mengangkat, mendorong serta teknik manual lain yang sesuai dengan prinsip ergonomic
- RULA (Rapid Upper Upper Limb Assessment) & NIOSH Equation Lifting
- Mempelajari dan mempraktekkan RULA dan NIOSH Equation Lifting sebagai bagian evaluasi dan monitoring
- Kebijakan Ergonomi di Perusahaan
- Panduan untuk membuat kebijakan perusahaan dalam bidang ergonomi, untuk menunjang implementasi program pencegahan ditempat kerja
Peserta
- Personil dari HRD
- Personil dari HSE (Health, Safety & Environment)
- Karyawan yang ditunjuk perusahaan
Instruktur
- Widodo Hariyono, S.T., M.Kes.
- Pakar dan Praktisi di Bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) khususnya di Bidang Ergonomi
Metode
- Presentasi
- Diskusi
- Studi Kasus
- Evaluasi
Fasilitas
- Module / Handout
- Sertifikat
- Training Kit
- Coffee Break & Lunch
- Souvenir

