perpajakan dan penerapan ifrs pada industri pertambangan

Perpajakan dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan

Perpajakan dan Penerapan IFRS pada Industri Pertambangan – Mulai diberlakukannya penerapan IFRS (International Financial Reporting Standard) di Indonesia dan dibentuknya Kantor Pelayanan Pajak Khusus untuk pertambangan migas dan non migas per 1 April 2012, telah membawa dampak yang cukup signifikan dalam pengelolaan akuntansi di perusahaan pertambangan. Berbagai perubahan aturan yang ada tentunya akan berdampak pada sistem pencatatan akuntansi dan perpajakannya.

Pajak dan Laporan Keuangan Perusahaan merupakan dua hal penting yang mempunyai peran besar dalam keberlangsungan perusahaan. Fungsi laporan keuangan ibaratnya sebagai score board tentang pencapaian profit perusahaan, dan pajak merupakan kewajiban kepada negara yang tidak bisa disepelekan karena kalau terjadi kesalahan pencatatan bisa fatal akibatnya.

DESKRIPSI
TUJUAN PELATIHAN PERPAJAKAN DAN PENERAPAN IFRS PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami prinsip dasar akuntansi pertambangan sesuai PSAK 33 dan PSAK 29.
  • Mengerti penerapan IFRS dalam industri pertambangan.
  • Memahami perpajakan pertambangan migas terkait PP No. 79/2010 dan PerDirjen Pajak No. PER-28/PJ/2011.
  • Mampu melakukan tax planning perpajakan pertambangan.
  • Memahami dampak peraturan baru terhadap perpajakan pertambangan.
MANFAAT PELATIHAN PERPAJAKAN DAN PENERAPAN IFRS PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN

Pelatihan ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman tentang akuntansi pertambangan dan IFRS.
  • Menguasai peraturan perpajakan terbaru di industri pertambangan.
  • Mencegah kesalahan pencatatan yang berdampak fatal pada perusahaan.
  • Memahami strategi tax planning yang efektif dan legal.
  • Mendapatkan sertifikat yang diakui untuk menunjang karir di industri pertambangan.
MATERI PELATIHAN PERPAJAKAN DAN PENERAPAN IFRS PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN
  1. Prinsip Dasar Akuntansi Pertambangan
  2. PSAK 33 : Akuntansi Pertambangan Umum
    • Pendahuluan: Tujuan & Ruang Lingkup
    • Pengakuan Dan Pengukuran
    • Penyajian
    • Pengungkapan
    • Tanggal Efektif
    • Penarikan
  3. PSAK 29 : Akuntansi Minyak dan Gas Bumi
    • Karakteristik Akuntansi Minyak dan Gas Bumi
    • Ruang Lingkup dan Penerapan
    • Akuntansi Eksplorasi
    • Akuntansi Pengembangan
    • Akuntansi Produksi
    • Akuntansi Pengolahan
    • Akuntansi Pemasaran
    • Akuntansi Lain-lain
  4. PSAK 13 : Akuntansi untuk Investasi
  5. Pajak pertambangan migas terkait dengan Peraturan Pemerintah No. 79/2010 dan PerDirjen Pajak No. PER-28/PJ/2011
  6. Jenis Pengenaan Pajak pada Industri Pertambangan
  7. Dampak peraturan baru Terhadap Perpajakan Pertambangan
  8. Tax Planning Perpajakan Pertambangan
  9. Contoh-contoh kasus dan pembahasannya
INSTRUKTUR
  • Ir. Eddy Purwoko
  • DR. Harry Budiharjo Sulistyarso
PESERTA

Business Analyst, Risk Management Function, Managerial level in oil and gas industries

METODE

Presentation, Discussion, Simulation, Case Study, and Evaluation

FASILITAS
  • Convenience meeting room at Grand Aston Hotel, Yogyakarta
  • Airport pick up and drop service
  • Transportation during training
  • Training Kit
  • 2x coffee break & lunch
  • Hard & soft copy handout (USB flashdisk)
  • Souvenir
  • Certificate
———————–
INFORMASI DAN PENDAFTARAN
HUBUNGI SEGERA SEBELUM KEHABISAN KUOTA:

CHAT WA SEMINAR-BAGUS.COM

———————–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *